Cegah Kenakalan Pelajar, SMKN 1 Baso Undang Tokoh Masyarakat Padang Tarok

Reporter : Rivo Septian

Padang Tarok (Media Center) – Sebagai langkah preventif terhadap meningkatnya perilaku kenakalan dan lunturnya nilai-nilai religius, sosial dan budaya dikalangan remaja dan pelajar, SMK Negeri 1 Baso menggelar diskusi bersama dengan tokoh masyarakat Padang Tarok, Kecamatan Baso, Kabupaten Agam, Sabtu (27/08/2022). 

Bertempat di ruang kembar SMKN 1 Baso, jajaran manajemen SMKN 1 Baso terlibat diskusi alot dan positif yang ditujukan untuk menciptakan formula khusus pencegahan kenakalan remaja (peserta didik). 

Hadir pada diskusi ini Kepala SMKN 1 Baso Drs. Yevri Fuadi, anggota Komisi III DPRD Kabupaten Agam Dodi, S. T, MH, Wali Nagari Padang Tarok Hendri Dt. Bandaro Pucuak, Wakil Kesiswaan Nicko Sidharta, S. Pd, Ketua Komite H. Zulhelmi, serta segenap ninik mamak, wali jorong, dan unsur pemuda se-kenagarian Padang Tarok. 

“Sekolah kita terletak di Jorong Titih Nagari Padang Tarok. Jadi, penting kiranya bagi kita untuk selalu menjalin komunikasi bersama seluruh tokoh dan lapisan masyarakat Padang Tarok. Tentunya, ini adalah untuk kebaikan anak-anak kita yang juga anak kemenakan Ninik Mamak Padang Tarok,” ujar Kepala SMKN 1 Baso Drs. Yevri Fuadi. 

Menurut Yevri, perlu adanya sinergitas antara pihak sekolah dan masyarakat untuk mencegah berbagai perilaku menyimpang remaja.

“Pencegahan dan penyelesaian masalah kenakalan remaja tidaklah selesai oleh guru saja. Habis jam sekolah, siswa-siswa kembali ke orang tuanya. Disinilah peran masyarakat dan ninik mamak dan orang tua untuk mencegah segala bentuk kenakalan remaja,” bebernya. 

Drs. Yevri Fuadi, Kepala SMKN 1 Baso

Wali Nagari Padang Tarok, Hendri Dt. Bandaro Pucuak mengapresiasi inisiatif pihak sekolah untuk menggelar pertemuan dengan tokoh masyarakat Padang Tarok.

“Apresiasi dari kami Pemerintah Nagari kepada jajaran manajemen SMKN 1 Baso atas inisiatifnya mengundang kami. Ini adalah sebuah kemajuan dan tentu saja segala niat baik pihak sekolah akan kami dukung,” jelasnya. 

Ditambahkan Hendri, pihaknya akan bekerja keras untuk mengusung hasil pertemuan tersebut demi tercapainya sebuah formula khusus untuk mencegah dan mengatasi kenakalan remaja di sekitaran Padang Tarok.

“Meskipun siswa di SMKN 1 Baso berasal dari berbagai daerah, tepatnya tiga Kabupaten (Agam, Tanah Datar, dan Lima Puluh Kota), namun letaknya yang bertepatan dengan nagari kami membuat sekolah ini menjadi tanggung jawab utama kami. Karena itu, kami himbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama memberikan support positif demi kemajuan generasi kita,” ajaknya. 

Ditegaskan Wali Nagari Padang Tarok, ia berharap nantinya pemerintah nagari bersama BAMUS, KAN, dan seluruh unsur masyarakat dapat menghasilkan semacam Peraturan Nagari (Perna) yang bakal dijadikan acuan hukum dalam mensukseskan program pencegahan kenakalan remaja di wilayah Padang Tarok. 

Senada dengan Hendri, anggota DPRD Kabupaten Agam Dodi, S.T, MH juga merespon positif niat baik dari pihak sekolah untuk menggelar pertemuan dengan tokoh masyarakat Padang Tarok.

“Penghargaan dari saya kepada Kepala Sekolah dan seluruh jajaran guru. Setiap niat yang baik mari kita dukung bersama. Saya sangat meyakini bahwa pendidikan adalah tanggung jawab bersama,” katanya. 

Dodi juga berharap pihak sekolah untuk melanjutkan pembicaraan hari ini kepada seluruh wali siswa. Sebagai wakil rakyat, ia akan selalu mengusahakan yang terbaik untuk pendidikan anak kemenakan terutama di SMKN 1 Baso.

“Tidak hanya soal pencegahan kenakalan remaja ya, tapi terobosan-terobosan untuk program jangka panjang bagi peserta didik, seperti pemberdayaan UMKM sebagai bagian dari rencana usai tamat sekolah adalah juga hal yang tidak kalah penting untuk dibahas dan disolusikan,” pungkasnya.(*)

#smkn1baso #remaja #padangtarok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *